Januari 09, 2009

ketika langit menangis....

sebenarnya apa yang membuat dia begitu murka?
langkah kaki gontai menapaki lorong itu....tanpa menghiraukan sekelilingnya dia melangkah tanpa tujuan..
berjalan......terus berjalan.....
mungkin tanpa cahaya remang-remang itu dia pasti terjatuh...terjatuh tanpa seorangpun yang tahu...
sampai ditempat dimana dia bisa menarik nafas panjang....
asap berbau menyengat itu masih saja mengikuti langkahnya....
peluhnya membaur....
dipikirnya,"mau apa aku ini?"...
tiba-tiba,cahaya putih itu datang.....menyambarnya.....menyadarkannya....
membuyarkan semua....
air ini turun begitu kencang....
seperti serpihan batu saat merpa wajahnya...
perlahan asap serta peluhnya menghilang....

".................."

kosong.......
dilihatnya keatas.....
kemudian dia bertanya "apa dia lebih marah dari aku???....kenapa dia menangis sebanyak ini???"

sesaat setelah dia merenung,teriakan amarah memecah keheningan bumi.....


(sampai saat ini penulis bingung,"apa ini????")

Tidak ada komentar: